Panduan Packing Barang Cairan agar Tetap Aman

Panduan Packing Barang Cairan agar Tetap Aman

Mengetahui cara packing barang cairan adalah hal yang awalnya keliatan sulit. Rasanya sangat berbeda jika dibandingkan dengan mengirim baju atau buku yang kalau jatuh tidak akan rusak. Sedangkan jika itu terjadi ke cairan, urusannya bisa panjang. Bukan cuma barangnya yang habis, tapi bisa juga menyebar dan merusak paket orang lain,

Sebenarnya, masalah itu tidak berasal dari keberuntungan, tapi pada teknik. Barang cair, bahkan yang dalam botol kaca sekalipun, bisa aman melintasi pulau asalkan diamankan benar. Di JP.id, kami sudah berpengalaman menangani ribuan paket sensitif seperti ini. Jadi, mari kita bahas cara packing barang cairan yang benar-benar aman, langkah demi langkah, supaya kamu bisa kirim paket dengan tenang.

Langkah-Langkah Packing Barang Cairan

cara packing barang cairan

Mengantar cairan dan mengantar barang padat sangatlah berbeda. Cara-cara untuk packing, keamanannya dan cara preservasi barang cairan itu lebih kompleks dari pada saat dilakukan ke barang yang padat. faktor-faktor sperti getaran mesin truk, guncangan jalanan dan tekanan udara (jika memakai pesawat) adalah masalah utama dari mengantar barang cairan. Berikut adalah proses standar yang wajib kamu harus lakukan:

1. Amankan Kontainer Cairan

Banyak kejadian bocor terjadi bukan karena gelas nya yang pecah, tetapi karena tutup nya terbuka sendiri di tengah jalan akibat getaran konstan yang sering terjadi. Menutup kontainer secara manual belum cukup. Sebaiknya, Anda segel kontainernya menggunakan lakban atau selotip yang daya rekatannya kuat.

Pastikal segel ini mati agar tidak ada celah untuk udara yang akan merusak botol. Kalau cairannya berbau menyengat, lapisi bagian tutup ini dengan plastip kecil dan ikat karet gelang sebelum melakukan tahap selanjutnya.

2. Tebalkan Bubble Wrap

Memakai Bubble wrap itu sangat penting. Bungkus setiap botol satu per satu dengan bubble wrap. Jangan digabung. Misalnya, Jika kamu punya tiga botol, berarti harus memakai tiga bungukusan yang berbeda.

Pastikan ketebalannya minimal 3 sampai 5 lapis putaran. Fokuskan perlindungan ekstra kepada bagian bawah botol dan bagian leher, karena dua titik ini adalah titik yang paling rawan retak saat terjadi benturan vertikal.

3. Pilih Kardus yang Keras dan Pakai Sekat

Setelah dibungkus menggunakan Bubble Wrap, Masukkan barang ke kardus. Hindari memakai kardus bekas yang dindingnya tipis, karena itu tidak akan membantu sama sekali. Carilah kardus double wall yang kaku. Hal yang paling penting tapi sering dilupakan adalah jika kamu memakai satu kardus yang dalamnya ada banyak botol, kamu harus membuat sekat pemisah dari potongan kardus.

Botol-botol tidak boleh bersentuhan langsung dengan botol lainnya. Harus ada dinding kardus diantaranya agar jika ada guncangan keras, mereka tidak akan kena satu sama lain yang bisa memecahkan barang satu sama lain dari dalam.

4. Wajib Packing Kayu untuk Pengiriman Jauh

Kalau kamu mengirim barang ke luar pulau atau barangnya berbahan kaca beling, kardus saja seringkali tidak cukup untuk menahan beban tumpukan di gudang kargo. Dengan menambahkan rangka kayu di luar kardus, ini akan menjaga bentuk tetak kotak sempurna dan melindungi isinya dari tindihan paket berat lainnya.

Apa Saja yang Harus Dihindari?

cara packing barang cairan

Persiapan Anda bisa baik, Tetapi eksekusi yang kurang tepat bisa berujung ke bencana. Berikut adalah beberapa kesalahan besar dalam pengiriman cairan yang harus kamu hindari.

Pertama, mencampurkan cairan dengan barang elektronik/dokumen dalam satu kota. Ini sangat beresiko meskipun kontainer cairannya sudah di-segel seketat mungkin. Kalau terpaksa harus satu paket, pastikan elektronik atau dokumen dibungkus plastik zip lock rangkap dua dan posisinya di pisah sekat tebal.

Kedua, Tidak mberi label. Selalu tempel stiker “Fragile”, “Handle with Care”, dan “This Side Up” di empat sisi kardus. Dengan ini, petugas gudang akan tahu jika paketnya tidak boleh di banting atau dibalik posisinya.

Ketiga, memakai kontainer bekas. Jangan menggunakan botol bekas air mineral untuk mengirim cairan kimia atau minyak. Tekanan panas di dalam kotak truk bisa membuat plastik tipis memuai dan pecah. Gunakan jerigen baru atau botol kaca tebal.

Kirim Barang Aman ke Mana Saja dengan JP.id!

Setelah membaca langkah-langkah diatas, anda sudah tau cara packing barang cairan dengan benar. Untuk memastikan keamanan 100%, prosesnya bukanlah mudah. Tapi, kalau kamu adalah pebisnis yang harus kirimg barang rutin, atau sekedar tidak punya waktu untuk mencari kontainer sendiri, anda bisa serahkan semuanya ke kami.

JP.id punya tim yang sudah terlatih dan tahu cara packing barang cairan secara efisien. Kami paham betul SOP penanganannya mulai dari cara angkat, cara menata di armada, sampai memastikan barang sampai ke tangan penerima dengan selamat.

Plus, kami menyediakan opsi asuransi. Jadi, semisal ada kejadian yang tidak terduga ke nilai barang kamu tetap terlindungi. Bisnis akan jalan terus.

Hubungi Kami Sekarang!

Home
Admin
Blog
Help Center